KAMIS, 15 AGUSTUS 2024

 Kunjungan DPL ke posko


        Kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ke posko KKN menjadi momen penting dalam rangka memantau dan mengevaluasi perkembangan program kerja yang telah dilaksanakan. Dalam pertemuan ini, pembagian kelompok dilakukan untuk membentuk tiga kelompok kecil, yang masing-masing akan bertugas membuat artikel jurnal berdasarkan program kerja yang telah dijalankan selama KKN. Jurnal yang ditulis oleh masing-masing kelompok diharapkan dapat mencerminkan kegiatan yang telah dilakukan serta dampak yang dihasilkan terhadap masyarakat. Setiap kelompok diinstruksikan untuk memilih judul jurnal yang berbeda dari laporan yang sudah disusun sebelumnya, dengan kata kunci seperti "Pemberdayaan Masyarakat," "Implementasi," atau "Pendampingan" agar lebih fokus dan relevan dengan konten yang akan dibahas. Selanjutnya, jurnal yang telah disusun akan diseminarkan, yang dapat dilakukan secara offline maupun online, baik dengan DPL maupun antar kelompok. Kegiatan seminar ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta menerima masukan dari DPL mengenai hasil kerja yang telah dilakukan. Setelah semua kegiatan KKN selesai, setiap kelompok diharapkan dapat mengumpulkan jurnal mereka untuk dievaluasi. Dengan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat merefleksikan pengalaman mereka serta memberikan kontribusi yang berarti dalam program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan.

Pembuatan pupuk POC untuk persiapan proker inti


Dalam rangka persiapan pembuatan pupuk organik menggunakan EM4, sejumlah langkah penting dilakukan untuk memastikan bahwa proses ini dapat berlangsung dengan lancar dan efektif. Pertama, persiapan alat dan bahan yang diperlukan dilakukan dengan cermat. Hal ini mencakup pengumpulan semua alat seperti ember, sendok, dan alat pengukur, serta bahan-bahan yang dibutuhkan seperti gula merah, gula putih, dan EM4. Salah satu langkah penting dalam proses ini adalah melubangi ember. Lubang-lubang ini akan berfungsi untuk memastikan sirkulasi udara yang baik selama proses fermentasi, yang sangat krusial untuk menghasilkan pupuk yang berkualitas. Dengan hati-hati, ember dilubangi di bagian bawah dan sisi-sisinya agar dapat mengalirkan kelebihan air dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Setelah itu, pembuatan cairan molase dilakukan dengan mencampurkan gula merah dan gula putih. Proses ini bertujuan untuk menciptakan larutan yang kaya akan nutrisi, yang akan digunakan sebagai bahan baku dalam fermentasi. Larutan molase ini berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri baik yang terdapat dalam EM4, sehingga proses penguraian dapat berlangsung optimal.



Komentar