RABU, 31 JULI 2024
Pendekatan dan diskusi bersama yayasan madrasah Al-Muhajirin
Madrasah Al-Muhajirin melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara intensif dari pagi hingga malam, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang. Kegiatan madrasah ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademis, tetapi juga mencakup perayaan penting seperti muludan dan Tahun Baru Islam, yang menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar siswa dan masyarakat sekitar.
Dalam proses belajar mengajar, para siswa mendalami berbagai bidang studi agama, seperti akhlak, bahasa Arab, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan pelajaran lainnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam. Kurikulum yang diterapkan di madrasah ini bertujuan untuk membentuk karakter dan budi pekerti yang baik, serta memperkuat fondasi spiritual para siswa.
Namun, yayasan menghadapi kendala yang cukup serius terkait perilaku anak-anak didik. Beberapa siswa menunjukkan kenakalan yang sering kali berujung pada perkelahian di antara mereka. Hal ini menjadi perhatian utama bagi pengelola madrasah, karena tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak aman bagi siswa lainnya. Untuk mengatasi masalah ini, pihak yayasan perlu mengambil langkah-langkah strategis, seperti memperkuat pendidikan karakter, melibatkan orang tua dalam proses pembinaan, serta menciptakan program kegiatan yang positif untuk menyalurkan energi dan kreativitas siswa. Dengan demikian, diharapkan Madrasah Al-Muhajirin dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Sosialisasi mengenai siklus Sisdamas dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program-program yang akan diimplementasikan. Rembuk warga akan dilakukan pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024, di mana berbagai program kerja dan permasalahan yang dihadapi oleh warga dibahas secara bersama-sama. Selain itu, disepakati adanya program bazar kuliner setiap Jumat malam sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam diskusi tersebut, warga juga membicarakan rencana acara peringatan 17 Agustus, yang terdiri dari berbagai kegiatan menarik, seperti pawai obor pada tanggal 16, karnaval dan kuda renggong pada tanggal 17, serta lomba-lomba menarik seperti senam dan panjat pinang pada tanggal 18.Acara puncak peringatan hari kemerdekaan akan berlangsung selama tiga hari, dimulai dengan hiburan pada tanggal 30 Agustus, dilanjutkan dengan acara anak-anak pada tanggal 31 Agustus, dan diakhiri dengan penutupan tabligh akbar pada tanggal 1 September. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi penampungan masalah dari karang taruna, sehingga diharapkan dapat memfasilitasi pemecahan masalah dan meningkatkan keterlibatan pemuda dalam kegiatan masyarakat.
Komentar
Posting Komentar